SLEMAN (KRjogja.com) – Gerai makan Kedai 24 yang sempat mengundang polemik karena menu makanan yang vulgar akhirnya mengganti nama menu makanannya. Perbedaan menu tersebut tampak ketika KRjogja.com mencoba di salah satu gerai kedai tersebut di kawasan Babarsari, Selasa (14/4/2015) malam.
Salah satu karyawan kedai, Joy (24) mengatakan jika nama dalam menu-menu tersebut sebenarnya sudah diubah hampir selama sebulan terakhir seusai menerima protes dari beberapa kalangan. Awalnya pengunjung yang biasa makan atau menghabiskan waktu di kedai sempat kebingungan, namun hal tersebut tak lantas membuat pengunjung berkurang.
“Kami sudah ganti nama di menu hampir sebulan lalu, beberapa sempat bingung namun tak masalah karena tidak ada pengurangan pengunjung masih tetap seperti biasa,” ungkapnya.
Meski telah mengganti nama menu vulgarnya, kedai tersebut tetap menyuguhkan nama makanan yang cukup unik diantaranya (Pak Gatot) Pas buat kamu yang lagi galau dan lapar total, (Mamie Galau) Mie Goreng Andalan di Kala Laupar dan (Sumanto) Serunya Makan Nasi Telor. Menu-menu tersebut bisa tetap unik dan tetap menarik perhatian bagi pengunjung.
Ketika ramai diberitakan beberapa waktu lalu, pemilik kedai tersebut bahkan sempat meminta maaf secara langsung di beberapa stasiun televisi yang sengaja menyiarkan secara langsung. Hal tersebut kemudian menimbulkan rasa penasaran beberapa kalangan yang akhirnya tertarik datang dan mencoba.
“Kemarin sempat banyak yang datang untuk mencoba melihat langsung, hal tersebut merupakan sebuah keuntungan tersendiri bagi kami. Namun untuk komitmen kami terhadap masyarakat, kami tetap mengganti menu yang dianggap vulgar,” tutupnya. (*-33)
(D)